Jumat, 06 September 2013

Di taman ada sekelompok anak sekolah yang berkumpul di bawah pohon yang rindang. Mereka sedang membicarakan tentang bumi kita, sambil mencari inspirasi agar di lingkungan rumahnya untuk menjadikan bogor kota polusi.
“Setiap hari semakin panas aja ya “ Oik mengeluh pada teman2nya. “pasti ini gara2 matahari engga pernah berhenti menyinari tata surya kita yg semakin hari semakin membuat udara jadi panas” Rahma berkata seperti itu tetapi, Daka menyalahkan pendapat Rahma. “Rahma sahabatku kamu tidak bisa menyalahkan matahari begitu saja, karena jikalau matahari tidak bersinar, semua makhluk hidup di dunia ini akan musnah. Karena matahari merupakan sumber energi makhluk hidup”
“iya juga sih kita gaboleh nalahin matahari soalnyakan matahari itu ciptaan Allah SWT” jawab Rahma kepada Daka.
“aku punya cerita kalian mau denger ga ?” kata Zahra. Oik,Daka,dan Rahma menjawab “iyaa memang apa cerita kamu ? “
Beginilah cerita dari Zahra “seratus tahun yang lalu itu bumi kita indaaaah bangettt... cuacanya masih sejuk, bahkan manusiapun masih dapat meraskan segarnya udara di pagi hari dan hangatnya sinar matahari di siang hari. Namun sayangnya semua itu hanya knangan belaka. Bertambahnya kemajuan produksi mesin-mesin berjalan yang dinamakan kendaraan dapat mempermudah atau mempercepat transportasi manusia. Tapi itu malah menambah derita kita saja, karena asap yang di hasilkan mesin2 tersebut mengandung zat2 yang berbahaya bagi kesehatan kita. Di samping itu dapat mengakibatkan hujan asam yang bisa berdampak buruk bagi pohon-pohon. Jikalau pohon2 berkurang maka akan menganggu proses pembentukan awan, dari tansportasi mereka dan menyebabkan suhu udara naik dengan sendirinya.”
            Daka berfikir sejenakia merenungkan apa saja yang terjadi di dalam hidupnya bahwa “betapa hancurnya dunia di masa sekarang ini, cuaca mulai lebih panas, pohon2 banyak yg menjd kering dan daun2nya berguguran. Dan sinar mataharipun sangat menyengat”
Oik berkata “tampaknya masalah ini harus diselesaikan segera mungkin agar  tidak menimbulkan penderitaan yang berkepanjangan, tapi bagaimana ya caranya agar kita sebagai penerus bangsa bisa menyelamatkan dunia!”
Rahma juga mengusulkan pendapatnya “sepertinya masalah utama yg terjadi disni adalah timbulnya global worning”
“aha...sepertinya aku punya solusi agar kita bisa menyelamatkan dunia ini, tapi gausah jauh2 dulu deh kita menyelamatkan kota bogor aja, agar menjadi bebas polusi” Daka berpendapat seperti itu. 
“tapi bagaimana caranya Daka ?” kata Oik.
 “asalkan kta mau berjanji akan menajaga lingkungan agar keasriannya tetap terjaga agar kerusakan bumi tidak semakin parah “  “begini cara sederhana menurut saya, kita lakukan mengurangi barang2 elektronik, kemudian mengurangi pemakaian kendaraan bermotor dan pergantain bahan bakar memakai bahan bakar yang lebih ramah lingkungan. Usahakan meminimalkan polusi udara yang berlebihan.”kata Daka

“ayo kita berusaha untuk meminimalkan pengaruh global warning di muka bumi ini jangan biarkan bumi kita menderita1 jadilah sahabat bumi dimanapun kita berada! Dan jadi kan kota Bogor ini kota yang bebas polusi bersih indah nyaman J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar