Di taman ada sekelompok anak sekolah yang berkumpul di bawah
pohon yang rindang. Mereka sedang membicarakan tentang bumi kita, sambil
mencari inspirasi agar di lingkungan rumahnya untuk menjadikan bogor kota
polusi.
“Setiap hari semakin panas aja ya “ Oik mengeluh pada
teman2nya. “pasti ini gara2 matahari engga pernah berhenti menyinari tata surya
kita yg semakin hari semakin membuat udara jadi panas” Rahma berkata seperti
itu tetapi, Daka menyalahkan pendapat Rahma. “Rahma sahabatku kamu tidak bisa
menyalahkan matahari begitu saja, karena jikalau matahari tidak bersinar, semua
makhluk hidup di dunia ini akan musnah. Karena matahari merupakan sumber energi
makhluk hidup”
“iya juga sih kita gaboleh nalahin matahari soalnyakan
matahari itu ciptaan Allah SWT” jawab Rahma kepada Daka.
“aku punya
cerita kalian mau denger ga ?” kata Zahra. Oik,Daka,dan Rahma menjawab “iyaa
memang apa cerita kamu ? “
Beginilah
cerita dari Zahra “seratus tahun yang lalu itu bumi kita indaaaah bangettt...
cuacanya masih sejuk, bahkan manusiapun masih dapat meraskan segarnya udara di
pagi hari dan hangatnya sinar matahari di siang hari. Namun sayangnya semua itu
hanya knangan belaka. Bertambahnya kemajuan produksi mesin-mesin berjalan yang
dinamakan kendaraan dapat mempermudah atau mempercepat transportasi manusia.
Tapi itu malah menambah derita kita saja, karena asap yang di hasilkan mesin2
tersebut mengandung zat2 yang berbahaya bagi kesehatan kita. Di samping itu
dapat mengakibatkan hujan asam yang bisa berdampak buruk bagi pohon-pohon.
Jikalau pohon2 berkurang maka akan menganggu proses pembentukan awan, dari
tansportasi mereka dan menyebabkan suhu udara naik dengan sendirinya.”
Daka berfikir sejenakia merenungkan
apa saja yang terjadi di dalam hidupnya bahwa “betapa hancurnya dunia di masa
sekarang ini, cuaca mulai lebih panas, pohon2 banyak yg menjd kering dan
daun2nya berguguran. Dan sinar mataharipun sangat menyengat”
Oik berkata
“tampaknya masalah ini harus diselesaikan segera mungkin agar tidak menimbulkan penderitaan yang
berkepanjangan, tapi bagaimana ya caranya agar kita sebagai penerus bangsa bisa
menyelamatkan dunia!”
Rahma juga
mengusulkan pendapatnya “sepertinya masalah utama yg terjadi disni adalah
timbulnya global worning”
“aha...sepertinya
aku punya solusi agar kita bisa menyelamatkan dunia ini, tapi gausah jauh2 dulu
deh kita menyelamatkan kota bogor aja, agar menjadi bebas polusi” Daka
berpendapat seperti itu.
“tapi
bagaimana caranya Daka ?” kata Oik.
“asalkan kta mau berjanji akan menajaga
lingkungan agar keasriannya tetap terjaga agar kerusakan bumi tidak semakin
parah “ “begini cara sederhana menurut
saya, kita lakukan mengurangi barang2 elektronik, kemudian mengurangi pemakaian
kendaraan bermotor dan pergantain bahan bakar memakai bahan bakar yang lebih
ramah lingkungan. Usahakan meminimalkan polusi udara yang berlebihan.”kata Daka
“ayo kita
berusaha untuk meminimalkan pengaruh global warning di muka bumi ini jangan
biarkan bumi kita menderita1 jadilah sahabat bumi dimanapun kita berada! Dan
jadi kan kota Bogor ini kota yang bebas polusi bersih indah nyaman J
Tidak ada komentar:
Posting Komentar